Referensi
Standar Geospasial
Kumpulan standar nasional dan internasional, peraturan, serta pedoman teknis yang menjadi acuan pengelolaan data geospasial di Indonesia.
10
Total Standar
5
Metadata Geospasial
1
Kualitas Data
2
Referensi Spasial
2
Layanan Data
Informasi Geografi — Metadata — Bagian 1: Dasar-dasar
Mendefinisikan skema yang diperlukan untuk mendeskripsikan informasi dan layanan geografi, mencakup identifikasi, cakupan, kualitas, distribusi, dan referensi sumber daya geospasial. Standar induk yang menjadi acuan utama sistem metadata JIGN/INA-SDI dan dasar dari semua standar implementasi XML turunannya.
Informasi Geografi — Metadata — Bagian 3: Implementasi Skema XML untuk Konsep Dasar
Mendefinisikan implementasi skema XML untuk metadata geografi berdasarkan ISO 19115-1. Format ekspor utama geoMDB-hub (format "MDB 2016"). Ditetapkan sebagai standar wajib dalam Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN) berdasarkan regulasi INA-SDI. Namespace: mdb, cit, mri, mrl, mco, mdq, lan, mac, mrs.
Geographic Information — Metadata — Part 3: XML Schema Implementation (Amendment)
Pembaruan ISO 19115-3:2016 dengan perbaikan konsistensi namespace dan dukungan komponen tambahan. Didukung sebagai format ekspor alternatif (format "MDB 2018") untuk interoperabilitas dengan katalog internasional seperti GeoNetwork 4.x dan node INSPIRE.
Geographic Information — Metadata — XML Schema Implementation (GMD)
Implementasi XML untuk ISO 19115:2003 menggunakan namespace GMD. Format ekspor "GMD" di geoMDB-hub untuk kompatibilitas dengan sistem katalog generasi sebelumnya: GeoNetwork 3.x, ESRI Geoportal Server, dan CSW berbasis GMD. Namespace: gmd, gco, gss, gts, gsr.
Dublin Core Metadata Element Set, Version 1.1
Standar 15 elemen metadata minimalis yang digunakan sebagai output schema default CSW. Output Dublin Core dari geoMDB-hub mencakup: identifier, title, abstract, type, format, subject (kata kunci + topik kategori), coverage (BBOX), date, creator, dan publisher (namaLengkap + organisasi).
Geographic Information — Data Quality
Mendefinisikan prinsip, evaluasi, dan pelaporan kualitas data geospasial; menggantikan klausul kualitas di ISO 19115:2003. Diimplementasikan dalam modul QC/QE/QA melalui elemen DQ_Element: kelengkapan (commission/omission), konsistensi konseptual/format/topologis, akurasi posisi, akurasi atribut, dan konsistensi temporal.
Geographic Information — Referencing by Coordinates
Mendefinisikan model konseptual sistem referensi koordinat (CRS). Digunakan pada field CRS dan proyeksi metadata. CRS umum Indonesia: EPSG:4326 (WGS 84), EPSG:32748–32754 (UTM WGS 84 Zona 48–54 S), EPSG:23830–23850 (DGN95/TM3), EPSG:9148 (SRGI 2013).
Geographic Information — Temporal Schema
Mendefinisikan konsep dan skema untuk referensi temporal dalam informasi geografi. Diimplementasikan pada field waktu mulai dan waktu akhir cakupan temporal metadata. Format waktu mengikuti ISO 8601:2004 (YYYY-MM-DD atau YYYY-MM-DDTHH:mm:ssZ).
OGC Catalogue Service for the Web (CSW) 2.0.2
Standar OGC untuk layanan katalog metadata berbasis web. geoMDB-hub menyediakan endpoint CSW di /csw yang mendukung operasi GetCapabilities, GetRecords, dan GetRecordById. Output schema: Dublin Core (default), GMD (ISO 19139), ISO 19115-3. Kompatibel dengan QGIS, ArcGIS, uDig, dan GeoNetwork.
OGC Filter Encoding Implementation Specification 1.1
Mendefinisikan XML encoding untuk filter spasial dan non-spasial dalam CSW GetRecords. Mendukung filter teks (PropertyIsLike dengan wildcard %), filter spasial (BBOX menggunakan gml:Envelope/lowerCorner/upperCorner), dan operasi logika (And, Or, Not).