Referensi

Standar Geospasial

Kumpulan standar nasional dan internasional, peraturan, serta pedoman teknis yang menjadi acuan pengelolaan data geospasial di Indonesia.

10

Total Standar

5

Metadata Geospasial

1

Kualitas Data

2

Referensi Spasial

2

Layanan Data

Metadata Geospasial5 standar
SNI ISO 19115-1:2014·2014

Informasi Geografi — Metadata — Bagian 1: Dasar-dasar

Mendefinisikan skema yang diperlukan untuk mendeskripsikan informasi dan layanan geografi, mencakup identifikasi, cakupan, kualitas, distribusi, dan referensi sumber daya geospasial. Standar induk yang menjadi acuan utama sistem metadata JIGN/INA-SDI dan dasar dari semua standar implementasi XML turunannya.

SNI ISO 19115-3:2016·2016

Informasi Geografi — Metadata — Bagian 3: Implementasi Skema XML untuk Konsep Dasar

Mendefinisikan implementasi skema XML untuk metadata geografi berdasarkan ISO 19115-1. Format ekspor utama geoMDB-hub (format "MDB 2016"). Ditetapkan sebagai standar wajib dalam Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN) berdasarkan regulasi INA-SDI. Namespace: mdb, cit, mri, mrl, mco, mdq, lan, mac, mrs.

ISO 19115-3:2018·2018

Geographic Information — Metadata — Part 3: XML Schema Implementation (Amendment)

Pembaruan ISO 19115-3:2016 dengan perbaikan konsistensi namespace dan dukungan komponen tambahan. Didukung sebagai format ekspor alternatif (format "MDB 2018") untuk interoperabilitas dengan katalog internasional seperti GeoNetwork 4.x dan node INSPIRE.

ISO 19139:2007·2007

Geographic Information — Metadata — XML Schema Implementation (GMD)

Implementasi XML untuk ISO 19115:2003 menggunakan namespace GMD. Format ekspor "GMD" di geoMDB-hub untuk kompatibilitas dengan sistem katalog generasi sebelumnya: GeoNetwork 3.x, ESRI Geoportal Server, dan CSW berbasis GMD. Namespace: gmd, gco, gss, gts, gsr.

Dublin Core 1.1·1999

Dublin Core Metadata Element Set, Version 1.1

Standar 15 elemen metadata minimalis yang digunakan sebagai output schema default CSW. Output Dublin Core dari geoMDB-hub mencakup: identifier, title, abstract, type, format, subject (kata kunci + topik kategori), coverage (BBOX), date, creator, dan publisher (namaLengkap + organisasi).

Kualitas Data1 standar
ISO 19157:2013·2013

Geographic Information — Data Quality

Mendefinisikan prinsip, evaluasi, dan pelaporan kualitas data geospasial; menggantikan klausul kualitas di ISO 19115:2003. Diimplementasikan dalam modul QC/QE/QA melalui elemen DQ_Element: kelengkapan (commission/omission), konsistensi konseptual/format/topologis, akurasi posisi, akurasi atribut, dan konsistensi temporal.

Referensi Spasial2 standar
ISO 19111:2019·2019

Geographic Information — Referencing by Coordinates

Mendefinisikan model konseptual sistem referensi koordinat (CRS). Digunakan pada field CRS dan proyeksi metadata. CRS umum Indonesia: EPSG:4326 (WGS 84), EPSG:32748–32754 (UTM WGS 84 Zona 48–54 S), EPSG:23830–23850 (DGN95/TM3), EPSG:9148 (SRGI 2013).

ISO 19108:2002·2002

Geographic Information — Temporal Schema

Mendefinisikan konsep dan skema untuk referensi temporal dalam informasi geografi. Diimplementasikan pada field waktu mulai dan waktu akhir cakupan temporal metadata. Format waktu mengikuti ISO 8601:2004 (YYYY-MM-DD atau YYYY-MM-DDTHH:mm:ssZ).

Layanan Data2 standar
OGC CSW 2.0.2·2007

OGC Catalogue Service for the Web (CSW) 2.0.2

Standar OGC untuk layanan katalog metadata berbasis web. geoMDB-hub menyediakan endpoint CSW di /csw yang mendukung operasi GetCapabilities, GetRecords, dan GetRecordById. Output schema: Dublin Core (default), GMD (ISO 19139), ISO 19115-3. Kompatibel dengan QGIS, ArcGIS, uDig, dan GeoNetwork.

OGC Filter Encoding 1.1·2005

OGC Filter Encoding Implementation Specification 1.1

Mendefinisikan XML encoding untuk filter spasial dan non-spasial dalam CSW GetRecords. Mendukung filter teks (PropertyIsLike dengan wildcard %), filter spasial (BBOX menggunakan gml:Envelope/lowerCorner/upperCorner), dan operasi logika (And, Or, Not).